Kepalkan Tinju Dengan Benar
Lingkarkan jempol ke bagian bawah jari, bukan ke dalam kepalan tinju dan tidak di sisi jari, pokoknya seperti menggenggam serangga agar jangan sampai lepas. Jangan mengepal terlalu ketat sampai kehilangan sirkulasi darah, namun jaga agar tetap siap saat melontarkan pukulan dan santai namun terkepal saat bertahan.
Bila orang cenderung melukai tinju mereka saat melayangkan pukulan, itu biasanya karena mereka memukul dengan bagian tangan yang salah. Buku-buku jari yang harus mengenai sasaran adalah buku jari tengah, di antara jari telunjuk dan tengah.

Jaga Agar Siku Tertekuk ke Dalam Sebelum Melancarkan Pukulan Lurus
Para pemula selalu melontarkan pikulan dahsyat namun liar, lepas dan tak terkendali, sehingga tidak ada dukungan kekuatan. Yang benar, pukulan harus linear, lurus ke arah lawan, bukan tinju “memutar”. Anda bukan sedang main gim Street Fighter II dan bukan pula hendak membuat semaput seseorang dengan pukulan bebek ke telinga lawan. Pukulan yang kuat, itulah yang dicari.
Pukulan yang bagus berasal dari tubuh bagian bawah dan kekuatan lengan. Jika diiringi hentakan langkah kaki, kekuatan ini akan menjadi berlipat. Pada sebuah sansak, berlatihlah melontarkan tinju yang melesat keluar dari tubuh, bukan pukulan memutar, sembari mendorong maju sansak itu dengan belakang kaki saat Anda berotasi dan meninju kuat-kuat.
