25.4 C
Makassar
Tuesday, January 20, 2026

Aklamasi, Dr Tri Sulkarnai  Ahmad Pimpin Petina Makassar Periode 2025 – 2029

Di dunia tinju amatir, Tri juga pengurus PERTINA Sulsel. “Dunia tinju amatir bukan organisasi baru bagi Tri. Dia berkomitmen untuk memajukan olahraga tinju di kota Makasar. Kita tentu berharap prestasinya bisa melebihi kepengurusan sebelumnya,” tegas Sri Syahril.

Sri menegaskan, seseorang yang mau pemimpin cabang olahraga harus orang yang punya komitmen kuat untuk memajukan cabor yang dipimpinnya. Dia mencontohkan sosok M Tawing selama tiga periode menakhodai PERTINA Makassar.

“Selama tiga periode Tawing benar-benar mau berkorban demi prestasi olahraga tinju di Makassar. Di eranya banyak prestasi diukir,” ungkap Sri, sapaanya.

Saat pertama terpilih sebagai ketua PERTINA Makassar 12 tahun lalu, jangankan  prestasi. Selembar kertas pun tidak ada. ”Saya pimpin PERTINA Makassar bermodalkan nol.  Tidak ada apa-apa. Atlet juga hanya satu orang. Alhamdulillah berkat kekompakan dan kerjasama semua pengurus, kita bisa berprestasi. Sekarang kita ada banyak stok atlet,” kenang Tawing.

Sasana di kota Makassar juga bermunculan. Bak jamur di musim hujan. Begitu juga dengan jumlah atlet.  Bahkan PERTINA Makassar sampai ‘mengekspor’ atlet ke daerah lain. Tidak hanya di Sulsel. Ada beberapa atlet Makassar yang membela provinsi lain.

‘’Itu artinya, atlet tinju di Makassar punya kualitas,” timpal Dufri Masihor, mantan atlet tinmnas peraih medali emas SEA Games 2018 Jakarta yang kini menjadi pelatih kepala tim tinju Makassar dan Sulsel.

Josua Holy Masihor, atlet asal Sulsel peraih medali emas kelas 54 Kg PON Aceh-Sumut 2024.(FOTO: HUMAS PERTINA SULSEL)

Related articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share article

Latest articles